Diskusi Bogor – Nasib jabatan direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor kini tengah menunggu keputusan Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, apakah akan diperpanjang masa jabatannya atau dibentuk panitia seleksi (pansel) untuk mencari direksi baru. Keputusan ini menjadi sorotan karena Perumda Tirta Pakuan merupakan perusahaan daerah yang mengelola distribusi air bersih di Kota Bogor, sehingga kinerjanya sangat berpengaruh terhadap pelayanan publik.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asperbang) Setda Kota Bogor, Hanafi, menjelaskan bahwa direksi Perumda Tirta Pakuan telah menyampaikan laporan hasil kinerjanya selama periode saat ini. Laporan tersebut disusun berdasarkan Rencana Bisnis (Renbis) yang telah ditetapkan sebelumnya dan mencakup berbagai capaian kinerja, pengelolaan keuangan, hingga target pelayanan yang berhasil dicapai.
“Sudah disampaikan keberhasilan dan sebagainya. Berdasarkan laporan itu, nanti kita akan berikan rekomendasi kepada Wali Kota melalui badan pengawas,” ungkap Hanafi kepada wartawan, Kamis (30/10/2025).
Acuan Hukum dan Pertimbangan Perpanjangan Jabatan
Hanafi memaparkan bahwa menurut Permendagri Nomor 37 Tahun 2021, jika direksi atau perusahaan daerah telah melampaui target, memiliki pengelolaan keuangan yang baik, dan berprestasi, maka secara hukum jabatan direksi dapat langsung diperpanjang tanpa melalui seleksi ulang.
“Melihat laporan hasil kinerja, tiga direksi ini bisa dilanjutkan. Namun, wali kota tetap memiliki hak prerogatif untuk memilih apakah akan melanjutkan atau melakukan seleksi baru. Jika diminta, kami siap menyiapkan tahapan seleksi secara profesional,” ujar Hanafi.
Tahapan Seleksi Jika Diperlukan
Apabila Wali Kota Bogor memutuskan untuk melakukan seleksi, Hanafi menjelaskan bahwa pihaknya akan membentuk tim seleksi dan menyusun Uji Kelayakan dan Kepatutan (UUK). Beberapa tahap yang akan dilakukan antara lain:
-
Psikotes untuk menilai kesiapan mental dan kemampuan kepemimpinan calon direksi.
-
Verifikasi dokumen administrasi, termasuk ijazah, pengalaman kerja, dan sertifikat kompetensi.
-
Wawancara dan presentasi visi misi, untuk memastikan calon direksi memiliki strategi pengelolaan perusahaan yang tepat.
-
Penilaian kinerja dan reputasi profesional, termasuk evaluasi dari instansi terkait dan masyarakat pengguna layanan.
Hanafi menegaskan, seluruh tahapan akan dijalankan secara transparan, objektif, dan profesional, sesuai aturan pemerintah pusat maupun regulasi internal perusahaan daerah.
Pentingnya Keputusan Wali Kota
Perumda Tirta Pakuan memainkan peran strategis dalam penyediaan air bersih di Kota Bogor, sehingga keberlanjutan kepemimpinan direksi berdampak langsung pada pelayanan publik dan kualitas hidup warga. Penentuan apakah direksi lama dilanjutkan atau diganti melalui seleksi baru akan menjadi indikator seberapa serius pemerintah kota dalam memastikan manajemen perusahaan daerah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi layanan.
Hanafi menambahkan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan semua dokumen dan mekanisme, sehingga apapun keputusan wali kota — melanjutkan jabatan atau membuka seleksi — dapat langsung dijalankan tanpa hambatan birokrasi.
“Jika direksi ditunjuk kembali, tahapan perpanjangan sudah siap. Jika dilakukan seleksi, tim seleksi dan UUK akan segera dibentuk,” kata Hanafi menutup keterangan persnya.






