Hari Kedua Penertiban di Jalan Abdullah Bin Nuh, Trotoar Disterilisasi dan Ditanami Pohon
KOTA BOGOR — Penertiban kawasan di Jalan Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Barat, kembali dilanjutkan pada hari kedua, Rabu (4/2/2026). Fokus utama kegiatan ini adalah mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang publik, sekaligus memperindah lingkungan dengan penghijauan di sepanjang pedestrian jalan.
Kolaborasi Petugas Gabungan dalam Penertiban
Operasi penertiban melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI–Polri, Satpol PP, dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Mereka bekerja sama menertibkan aktivitas yang mengganggu kelancaran pejalan kaki dan fungsi ruang publik trotoar, seperti keberadaan PKL yang berjualan di badan jalan, serta kendaraan bermotor yang sering parkir atau menaiki trotoar.
Selain penindakan, petugas juga mengimbau secara persuasif agar pedagang kaki lima (PKL) tidak kembali berjualan di area trotoar atau taman. Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, menyatakan bahwa pendekatan kepada warga dan PKL telah dilakukan sejak awal, agar mereka memahami bahwa area trotoar dan taman merupakan fasilitas umum yang harus bebas dari kegiatan yang menghambat pengguna jalan.
Sterilisasi dan Penghijauan Trotoar
Tim gabungan melakukan sejumlah tindakan, mulai dari membersihkan bekas lapak PKL, pemasangan barrier pembatas, hingga melarang kendaraan bermotor naik dan parkir di trotoar. Upaya ini bertujuan untuk memulihkan fungsi pedestrian dan mengurangi kemacetan di sepanjang ruas Jalan Abdullah Bin Nuh.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diiringi dengan penghijauan kawasan trotoar. Sejumlah pohon baru ditanam di pinggiran pedestrian pasca-penertiban. Langkah ini bukan hanya memperindah kawasan tetapi juga menciptakan ruang berjalan yang lebih nyaman, rindang, dan sehat bagi pejalan kaki.
Harapan Pemerintah dan Masyarakat
Camat Bogor Barat berharap hasil penertiban hari kedua ini bisa memberikan dampak nyata bagi kenyamanan sekaligus keselamatan pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya sterilisasi lokasi di sekitar Jalan Abdullah Bin Nuh agar warga dapat memakai fasilitas umum dengan nyaman,” tegasnya.
Masyarakat pengguna jalan mendukung langkah penertiban tersebut, terutama karena trotoar yang bersih dan tertata mempermudah mobilitas pejalan kaki di kawasan yang selama ini sering padat dengan aktivitas kendaraan dan pedagang yang menempati area bukan semestinya.
Penertiban ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Bogor dalam menegakkan aturan ketertiban umum dan memaksimalkan fungsi fasilitas publik, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap menghadapi tantangan seperti parkir liar, pedagang di trotoar, dan kemacetan mikro di ruas utama kota.






